Jakarta – Analis Jaringan Media Pemuda Indonesia (JAMPI), M. Yudi Suparta, menilai kinerja fundamental PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) menunjukkan perbaikan yang sangat signifikan. Hal ini seiring dengan lonjakan laba bersih perusahaan yang secara annualised telah mencapai kisaran Rp8 triliun pada tahun buku 2025.
Menurut Yudi, capaian tersebut menjadi sinyal kuat bahwa EMTK telah keluar dari fase tekanan kinerja yang sempat terjadi pada 2023, sekaligus menandai masuknya perusahaan ke fase turnaround fundamental yang lebih solid.
“Lonjakan laba EMTK hingga menembus Rp8 triliun secara annualised mencerminkan kekuatan fundamental yang tidak bisa diabaikan. Ini menunjukkan optimalisasi portofolio investasi dan keberhasilan strategi holding yang dijalankan manajemen,” ujar Yudi Suparta dalam keterangannya, Senin (12/01/26).
Baca juga: Saham Hapsoro Makin Disorot: Investor Bertambah Tajam, MINA Catat Aktivitas Perdagangan Tinggi
Fundamental Menguat, Peluang Revaluasi Terbuka
Yudi menjelaskan, secara historis saham EMTK kerap diperdagangkan dengan pendekatan asset based valuation serta ekspektasi pertumbuhan jangka panjang. Dengan lonjakan laba bersih yang signifikan, pasar dinilai berpotensi melakukan revaluasi harga saham, terutama apabila kinerja tersebut dipandang berkelanjutan dan bukan semata dipengaruhi faktor non-operasional.
“Jika pasar mulai mengapresiasi laba bersih ini sebagai fundamental yang berulang, maka wajar apabila EMTK mendapatkan ruang kenaikan harga secara bertahap. Secara valuasi, potensi penguatan menuju area 1.150–1.250 terbuka dalam jangka menengah,” jelasnya.
Baca juga: IHSG Menguat 1,36 Persen, Sektor Transportasi dan Infrastruktur Jadi Pendorong Utama
Selain bisnis media konvensional, EMTK juga dinilai memiliki keunggulan strategis melalui kepemilikan dan investasi di sektor digital, fintech, serta platform teknologi. Eksposur tersebut dipandang sebagai katalis penting bagi pertumbuhan berkelanjutan perusahaan ke depan.
“EMTK bukan hanya saham media, tetapi holding teknologi dengan eksposur ke ekonomi digital nasional. Ini yang membuat fundamentalnya menarik bagi investor jangka menengah hingga panjang,” tambah Yudi.
Meski demikian, JAMPI mengingatkan investor untuk tetap mencermati pergerakan teknikal jangka pendek serta memastikan struktur laba bersih EMTK ke depan tetap sehat dan berkelanjutan.
“Fundamental kuat tetap perlu dikonfirmasi oleh konsistensi kinerja kuartalan. Selama itu terjaga, EMTK layak masuk radar akumulasi,” tutup Yudi Suparta.














