Bima – Gerakan Anti Narkoba Rupe (GANAR) kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba dengan menggelar sosialisasi dan kampanye anti narkoba di SMPN 3 Langgudu, Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan dini peredaran narkoba di lingkungan pelajar, Senin (12/01/2025).
Melalui program “GANAR Go To School”, GANAR memberikan edukasi kepada siswa-siswi terkait bahaya narkoba, dampak kesehatan, serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba. Program ini diharapkan mampu membangun kesadaran dan ketahanan generasi muda terhadap pengaruh negatif narkoba.
Kegiatan diawali dengan upacara bendera yang diikuti seluruh civitas akademika SMPN 3 Langgudu bersama tim GANAR. Dalam amanatnya, Kepala SMPN 3 Langgudu, Muhamad Sidik, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas kehadiran GANAR dan menekankan pentingnya peran sekolah dalam pencegahan narkoba.
“saya menyambut baik kehadiran Ganar dalam menyampaikan kampanye anti narkoba,siswa-siswi diharapkan menyimak materi tentang bahaya Narkoba supaya terhindar dari penyalahgunaannya.
Guru-guru juga sebagai garda depan di sekolah untuk mendeteksi dan melakukan pencegahan dini terhadap penyalahgunaan Narkoba”. Jelasnya.
Sosialisasi ini turut dihadiri Kepala Desa Rupe, unsur BPD, Babinsa, tenaga kesehatan sebagai narasumber, serta tokoh masyarakat. Kehadiran lintas unsur tersebut menjadi bukti dukungan kolektif dalam memperkuat koordinasi pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di wilayah Desa Rupe yang telah terdampak peredaran narkoba.
Mengusung tema “Selamatkan Generasi dari Bahaya Narkoba”, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa. Kepala Desa Rupe, Adam Malik, S.Sos, menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda.
“Narkoba berbahaya bagi masa depan generasi,untuk siswa siswi jauhi narkoba jika ingin meraih masa depan yang cerah. Kehadiran Ganar harus terus didukung dalam langkahnya mengadakan sosialisasi dan mengkampanyekan bahaya narkoba” pungkasnya.
Sementara itu, Babinsa Desa Rupe yang mewakili Danramil Wawo mengajak para siswa untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi narkoba. Menurutnya, kesehatan fisik dan kejernihan pikiran menjadi modal utama dalam membentuk karakter positif dan meraih cita-cita.
Peran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan wilayah, menjaga stabilitas keamanan, serta menjalankan fungsi TNI sebagai ujung tombak pertahanan dan ketahanan di tingkat desa.
Sebagai narasumber, perwakilan tenaga kesehatan sekaligus Kepala SMK Husada Bima, Ramadhan, S.Kep., Ners., Gr., menyampaikan materi tentang jenis-jenis narkoba serta dampaknya terhadap kesehatan fisik dan psikologis. Ia juga memberikan penguatan tentang langkah-langkah pencegahan, seperti mendekatkan diri kepada Tuhan YME, aktif dalam kegiatan sosial, rutin berolahraga, mengembangkan potensi diri, serta berani menolak ajakan penyalahgunaan narkoba.
Di penghujung acara, Pembina GANAR sekaligus Ketua BPD Desa Rupe mengajak seluruh siswa, siswi, dan tenaga pendidik SMPN 3 Langgudu untuk mengikrarkan janji anti narkoba. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan petisi dukungan pencegahan penyalahgunaan narkoba serta desakan kepada aparat penegak hukum agar melakukan pemberantasan narkoba demi menyelamatkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui kegiatan ini, GANAR berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif serta menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas narkoba, sekaligus mewujudkan sekolah serta Desa Rupe yang Bersih dari Narkoba (Bersinar).














