Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru mengenai bencana banjir besar yang melanda tiga provinsi di Sumatera. Hingga laporan terakhir, total 442 orang meninggal dunia dan 402 orang masih dinyatakan hilang. Ribuan warga hingga kini masih mengungsi, sementara proses pencarian dan penyaluran bantuan terus dilakukan di berbagai wilayah terdampak.
Menurut BNPB, data korban dan kerusakan dihimpun dari tiga provinsi dengan dampak paling signifikan, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Korban Tewas Terbanyak Berada di Sumatera Utara
Sumatera Utara menjadi wilayah dengan jumlah korban jiwa tertinggi. Tercatat 217 orang meninggal dan 209 lainnya hilang.
Korban terbanyak ditemukan di wilayah Tapanuli Selatan, yang mengalami dampak paling parah. Temuan korban terus bertambah seiring proses pencarian di Tapanuli Selatan serta wilayah lainnya seperti Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan.
Sumatera Barat: 129 Meninggal, Kondisi Mulai Pulih
Di Sumatera Barat, jumlah korban meninggal mencapai 129 jiwa, sementara 118 jiwa lainnya masih hilang.
Meski demikian, BNPB melaporkan bahwa situasi di Sumbar perlahan mulai pulih. Kabupaten Agam menjadi daerah dengan korban terbanyak, yaitu 87 warga meninggal dan 76 masih hilang.
Aceh: 96 Meninggal, 75 Hilang di 11 Kabupaten/Kota
Provinsi Aceh melaporkan 96 korban meninggal dan 75 orang hilang, tersebar di 11 dari 18 kabupaten/kota terdampak banjir.
Akses menuju Kota Langsa kini telah terbuka, dan BNPB memastikan tidak ada korban jiwa di wilayah tersebut.
Pengungsian dan Upaya Penanggulangan Terus Berjalan
Jumlah pengungsi meningkat signifikan menjadi puluhan ribu jiwa. Kenaikan ini terjadi karena sebagian warga yang sebelumnya bertahan di pengungsian mandiri berpindah ke pos pengungsian resmi.
Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian, evakuasi, dan pertolongan di seluruh titik terdampak.
Distribusi logistik dilakukan dengan berbagai skema, termasuk pengiriman bantuan udara untuk daerah yang akses jalannya masih terputus. BNPB bersama pemerintah daerah setempat juga terus bekerja membuka jalur-jalur yang masih terisolasi.













