Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaOlahraga

Wamenpora Taufik Buka Kejuaraan Pencak Silat Internasional 2025 di Sumut

208
×

Wamenpora Taufik Buka Kejuaraan Pencak Silat Internasional 2025 di Sumut

Share this article

Deli Serdang – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Taufik Hidayat, secara resmi membuka ajang 3rd International Indonesia Pencak Silat Open Championship 2025 di Gedung Serba Guna Pemprov Sumut, Kabupaten Deli Serdang, Senin (4/8). Ia hadir mewakili Menpora Dito Ariotedjo dan membuka kejuaraan dengan memukul pecing, didampingi Gubernur Sumut, Bobby Nasution.

Dalam sambutannya, Wamenpora Taufik mengapresiasi penyelenggaraan turnamen ini oleh Pemprov Sumut dan PB IPSI. Menurutnya, ajang ini menjadi bagian dari upaya serius meningkatkan prestasi dan pembinaan olahraga pencak silat di tingkat nasional dan internasional.

Example 300x600

“Kejuaraan ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga langkah strategis dalam memajukan pencak silat sebagai olahraga warisan budaya bangsa,” ujar Wamenpora.

Taufik menekankan bahwa pencak silat telah dikenal luas di mancanegara, namun belum menjadi cabang resmi di ajang seperti Asian Games atau Olimpiade. Karena itu, ia mendorong agar pencak silat terus diperjuangkan untuk mendapat pengakuan internasional lebih luas.

“Potensinya besar, baik sebagai cabang olahraga prestasi maupun sebagai identitas budaya Indonesia di mata dunia,” ucapnya.

Indonesia sendiri, lanjut Taufik, telah menunjukkan dominasinya dengan meraih juara umum di berbagai kejuaraan, termasuk World Pencak Silat Championship ke-20 dan Junior Championship ke-5 di Abu Dhabi pada 2024 lalu.

Ajang ini merupakan agenda tahunan PB IPSI. Setelah dua edisi sebelumnya digelar di Jakarta, tahun ini turnamen berlangsung di Sumut pada 4–10 Agustus 2025, dengan melibatkan 3.620 peserta dari dalam negeri dan 20 negara asing.

Kejuaraan ini diharapkan menjadi ajang seleksi dan pembinaan atlet usia muda untuk bergabung dengan klub dan tim nasional, sekaligus memberikan pengalaman kompetitif berstandar internasional.

“Ini juga bentuk investasi jangka panjang dalam membentuk atlet-atlet pencak silat masa depan Indonesia,” tegasnya.

Ajang ini merupakan agenda tahunan PB IPSI. Setelah dua edisi sebelumnya digelar di Jakarta, tahun ini turnamen berlangsung di Sumut pada 4–10 Agustus 2025, dengan melibatkan 3.620 peserta dari dalam negeri dan 20 negara asing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *