Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Digital Bisnis, Media sosial kini bukan sekadar tempat hiburan. Di tangan yang tepat, platform seperti Instagram, TikTok, hingga YouTube bisa jadi alat pemasaran yang powerful. Menyadari potensi ini, Universitas Nusa Mandiri (UNM) menghadirkan mata kuliah baru bertajuk Social Media Management and Analytic, khusus untuk mahasiswa Program Studi Bisnis Digital mulai tahun ajaran 2025/2026.
Lewat mata kuliah ini, mahasiswa tak hanya diajarkan cara membuat konten, tapi juga bagaimana memahami audiens, membangun komunitas online, membaca data digital, dan mengukur performa kampanye media sosial dengan tools profesional seperti Meta Business Suite, TikTok Analytics, Google Analytics, Canva Pro, hingga ChatGPT.
“Kami ingin mahasiswa jadi pengguna media sosial yang produktif dan paham strategi digital, bukan sekadar pencari likes,” ujar Lia Mazia, Kaprodi Bisnis Digital UNM, Rabu (6/8).
Setiap mahasiswa akan mendapat kesempatan mengelola akun media sosial simulasi, mempraktikkan strategi konten secara langsung, dan membangun portofolio digital profesional yang siap digunakan untuk melamar kerja atau membuka jasa mandiri.
Lia menjelaskan, profesi di bidang media sosial kini sangat menjanjikan. Posisi seperti Content Manager, Social Media Analyst, Digital Strategist, hingga Influencer Campaign Officer banyak dicari perusahaan, dengan kisaran gaji mulai dari Rp6 juta hingga Rp15 juta per bulan tergantung pengalaman.
Mata kuliah ini juga terintegrasi dengan Internship Experience Program (IEP) atau skema 3+1, yaitu tiga tahun kuliah di kelas dan satu tahun magang langsung di perusahaan nasional maupun multinasional. Mahasiswa akan belajar teori sekaligus menerapkannya di dunia kerja nyata.
“Ini bagian dari komitmen UNM sebagai Kampus Digital Bisnis. Kami ingin mahasiswa lulus bukan cuma paham teori, tapi sudah punya pengalaman industri dan skill yang relevan,” tutupnya.
Dengan langkah ini, UNM menegaskan posisinya sebagai kampus yang siap mencetak talenta digital yang kreatif, analitis, dan siap bersaing di dunia profesional baik sebagai pekerja maupun pelaku usaha.














