Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

DPRD Lombok Tengah Dukung Pasar Seni Sengkerang Jadi Rumah Sakit Tipe D

132
×

DPRD Lombok Tengah Dukung Pasar Seni Sengkerang Jadi Rumah Sakit Tipe D

Share this article

Lombok Tengah – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Lombok Tengah dari daerah pemilihan Praya Barat laut–Pujut, Muhammad Maulidi, menyatakan setuju dengan gagasan pemanfaatan Pasar Seni Desa Sengkerang, Kecamatan Praya Timur, sebagai lokasi pembangunan rumah sakit tipe D yang maju.

“Saya sepakat penuh, mengingat wilayah yang luas dan tanah yang memadai, area parkir yang memadai pula, serta lokasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat di ujung perbatasan antara Lombok Timur dan Lombok Tengah. Dengan adanya rumah sakit canggih ini, tentunya akan sangat membantu kesehatan warga,” terangnya, Selasa (19/8/2025).

Example 300x600

Ia menambahkan, jika Pemkab Lombok Tengah menyetujui lokasi tersebut, maka diperlukan kajian matang terkait kelayakan, perizinan, dan aspek teknis lainnya. Menurutnya, wacana ini muncul karena adanya keresahan masyarakat melihat fasilitas yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah itu belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Kalau soal kelayakan atau feasibility study itu menjadi urusan Pemkab. Tapi kalau saya ditanya setuju atau tidak, ya saya setuju jika dibangun rumah sakit,” tegas politisi Partai Bulan Bintang (PBB) tersebut.

Saat ini, Pasar Seni Sengkerang memang belum difungsikan secara optimal. Sejumlah plafon bangunan dilaporkan rusak, sehingga para pengrajin yang ingin membuka lapak merasa terbebani karena harus mengeluarkan biaya tambahan untuk perbaikan agar tempat mereka layak digunakan. Selain itu, jumlah produksi kerajinan yang dijajakan masih terbatas.

Maulidi menyebutkan, sebelumnya sempat dilakukan diskusi dengan pengrajin dan pengelola pasar mengenai strategi menarik wisatawan agar fasilitas tersebut dapat berfungsi sesuai tujuan awal.

“Sejauh ini ada tiga desa pemasok, yakni Kopang, Janapria, dan Pengonak. Tapi produksinya belum banyak. Padahal kita harapkan sentra itu bisa menjadi pusat masyarakat dalam menjual hasil kerajinan mereka,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *