JAKARTA— Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendorong pengembangan hybrid race sebagai bagian dari transformasi olahraga menuju industri yang lebih luas dan berkelanjutan, Kamis (20/8/2026).
Hal tersebut disampaikan Teuku Arlan Perkasa Lukman, S.T., M.Sc., dalam press conference di Gedung Kemenpora RI, terkait rangkaian Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 yang mengusung visi “Beyond the Game 2.0: From Nation Building to Global Industry.”
Menurut Teuku Arlan, perkembangan olahraga dunia telah bergeser dari olahraga tradisional menuju urban sport. Perubahan gaya hidup masyarakat setelah pandemi juga mendorong meningkatnya minat terhadap olahraga, sehingga membuka peluang besar bagi berkembangnya industri olahraga.
“Transformasi ini menuju ke arah yang ketiga yaitu sport industry, industri olahraga,” ujar Teuku Arlan.
Ia menegaskan, ISS 2026 disiapkan sebagai platform yang mempertemukan berbagai unsur ekosistem olahraga, mulai dari komunitas, pemerintah, pelaku usaha, media hingga penyelenggara event. Selain kompetisi hybrid race, ISS juga menghadirkan ekspo dan forum yang membahas perkembangan industri olahraga.
“Visinya adalah kita menyediakan platform di mana seluruh ekosistem industri olahraga ini akan berinteraksi, tidak hanya interaksi secara sosial, tidak hanya berinteraksi secara keringat, tapi juga akan ada interaksi secara finansial,” katanya.
Salah satu implementasinya adalah Jakarta Hybrid Race (JHR) yang dikembangkan bersama 20FIT. Perwakilan 20FIT, Novi Eastiyanto, mengatakan pihaknya menyiapkan ekosistem pendukung secara menyeluruh, mulai dari program latihan, coaches, fasilitas, peralatan, recovery hingga dukungan medis.
“Kita berharap di tahun 2026 ini sebagai langkah awal bagaimana meng-create sebuah landscape event utamanya hybrid race. Karena kita sadar di tahun ini antusiasnya sangat luar biasa,” ujar Novi Eastiyanto.
JHR juga menghadirkan kategori Double Men Pro, Double Women Pro, serta half simulation. Antusiasme peserta disebut tinggi, dengan kategori Double Women sesi pagi telah sold out dan kategori Double Pro telah terisi lebih dari 60 persen.
Selain kategori dewasa, 20FIT turut memperkenalkan Hybrid Training Kids untuk mengenalkan hybrid fitness sejak usia dini dan membuka peluang lahirnya atlet berprestasi di masa depan.
Sementara itu, Johnny Tieu, yang dikenal sebagai salah satu atlet elit dan top ranked HYROX athlete di Asia, menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga, wellness, dan sports tourism. Menurutnya, ISS menjadi platform penting untuk mempertemukan masyarakat, pelaku usaha, dan pembuat kebijakan.
“Indonesia has a lot to share with the rest of the world. Indonesia has a lot of amazing events, a lot of world-class events that we can share and showcase,” ujar Johnny Tieu.
Kemenpora menargetkan pengembangan hybrid race tidak berhenti pada ISS 2026. Pemerintah menyiapkan hybrid race series dan calendar of events olahraga nasional mulai 2027 dengan melibatkan berbagai penyelenggara, merek, komunitas, pelatih, serta pelaku industri di berbagai daerah.
“Saya tadi sampaikan, di tahun 2027 Indonesia harus punya hybrid race series,” tegas Teuku Arlan.
Ia menambahkan, Kemenpora terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam membangun ekosistem olahraga nasional.
“Ada penyelenggara lain, brand-brand lain menyelenggarakan, Kemenpora akan hadir. Kami juga akan bekerja sama dengan mereka,” pungkasnya.














