Mimika – Kekuatan pemuda Mimika sesungguhnya sangat besar, namun belum sepenuhnya terarah. Di tengah kekayaan alam dan potensi daerah yang melimpah, masih banyak generasi muda yang belum memiliki kejelasan tujuan dalam melangkah.
Sebagai bagian dari KNPI di Kwamki Narama, saya melihat langsung realitas tersebut. Ada pemuda yang memiliki mimpi besar, tetapi bingung memulai. Ada pula yang memilih pasif dan terbawa arus, tanpa upaya nyata untuk membangun masa depan.
Kondisi ini tidak bisa dibiarkan. Memang harus diakui, ruang dan akses bagi pemuda belum sepenuhnya terbuka. Namun, itu bukan alasan untuk terus menunggu. Menunggu hanya akan memperlambat langkah dan membuat kita tertinggal.
Perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Dari lingkungan kecil, dari kampung, dari aktivitas sederhana yang memberi manfaat. Pemuda harus berani mengambil inisiatif, bukan sekadar menanti kesempatan.
Mimika memiliki banyak peluang—dari sektor ekonomi lokal, budaya, hingga potensi pariwisata. Namun semua itu tidak akan berdampak jika pemudanya tidak terlibat aktif. Sudah saatnya pemuda menjadi pelaku, bukan penonton.
Selain itu, penting bagi pemuda Mimika untuk menguatkan kebersamaan. Perbedaan tidak seharusnya menjadi pemisah. Justru melalui dialog dan kolaborasi, kekuatan pemuda akan semakin besar dan berdampak luas.
Kita juga perlu mengubah cara pandang. Pemuda Mimika bukan kelompok pinggiran, melainkan bagian penting dari masa depan daerah ini. Dengan kesadaran tersebut, akan tumbuh tanggung jawab untuk ikut membangun dan menjaga tanah sendiri.
Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan menghasilkan perubahan besar. Tidak perlu menunggu sempurna untuk memulai. Yang terpenting adalah bergerak dan terus berproses.
Pemuda Mimika harus berani mengambil peran hari ini—bukan besok. Karena masa depan daerah ini sangat ditentukan oleh langkah yang kita ambil sekarang.














